💡
"Punya ide cerita anak yang kocak atau seru? Hubungi redaksi yuk, karyamu bisa tayang di sini! 📩🦸"
🏠 Beranda 📚 Daftar Cerita 🦸 Karakter 📖 Festival LIVE 💫 Tentang ✉️ Kontak 💡 Info Baca

Kucing Oyen Jadi Chef

Kucing Oyen Jadi Chef
Ilustrasi CeritaBoom 🎨

Pagi itu, Oyen si kucing oren tiba-tiba bangun dengan sebuah ide besar. “Hari ini aku mau jadi chef!” katanya sambil memasang celemek yang kebesaran. Oyen berjalan ke dapur dengan gaya seperti koki terkenal, membawa sendok kayu sebesar tubuhnya. Ia ingin membuat sup paling enak di seluruh rumah. “Pertama, kita butuh wortel!” kata Oyen percaya diri sambil membuka kulkas. Tapi… wortelnya tidak ada.

“Hmm… mungkin wortelnya sedang tidur.” Oyen mencari di bawah meja, di dalam lemari, bahkan di balik pot bunga. Tidak ada. Saat ia sedang kebingungan, terdengar suara kecil dari belakang. “Hehehe…” Oyen menoleh. Ternyata wortelnya sedang bersembunyi di balik sebuah mangkuk. “Hei! Kenapa kamu ngumpet?” tanya Oyen. Wortel itu menjawab, “Aku dengar kamu mau memasakku!” Oyen terkejut. “Lho, memangnya wortel bisa ngomong?” “Bisa dong! Kalau lagi takut!”

Oyen langsung mengambil wortel itu. “Tenang, aku cuma mau bikin sup.” Namun baru saja ia memasukkan wortel ke dalam mangkuk, kentang tiba-tiba menggelinding keluar dari bawah meja. “Tolong! Jangan masukkan aku!” teriaknya. Oyen mengejar kentang itu. “Hei! Berhenti!” Kentang terus menggelinding, melewati dapur, masuk ke ruang tamu, lalu menabrak bantal sofa. “Aduh!” seru kentang. Oyen akhirnya berhasil menangkapnya. “Kamu kenapa lari?” Kentang menjawab, “Aku takut dikupas!” Oyen menggaruk kepalanya. “Ya ampun… semua bahan makanan ternyata penakut.”

Belum selesai mengejar kentang, Oyen mendengar suara dari atas lemari. “Jangan cari aku!” Ternyata bawang sedang bersembunyi di sana. Oyen mendongak. “Kenapa kamu di atas lemari?” Bawang menjawab, “Aku dengar kalau aku dipotong, semua orang akan menangis!” Oyen tertawa. “Itu justru karena kamu bikin mata pedih, bukan karena sedih!” Bawang langsung terdiam. “Oh… jadi aku sebenarnya menyebalkan?” “Sedikit,” jawab Oyen.

Oyen akhirnya mengumpulkan semua bahan: wortel, kentang, bawang, dan beberapa sayuran lainnya. Ia memasukkannya ke dalam panci. Namun ketika hendak menyalakan kompor, tiba-tiba tutup panci berteriak, “JANGAN!” Oyen melompat kaget sampai celemeknya hampir terlepas. “Sekarang tutup panci juga bisa ngomong?!” Tutup panci menjawab, “Aku cuma mengingatkan. Kamu lupa memasukkan air!” Oyen melihat ke dalam panci. Benar saja. Semua bahan sudah masuk, tapi tidak ada air sama sekali.

“Oalah…” Oyen tertawa malu. “Pantas saja dari tadi bahan-bahannya kepanasan.”

Setelah air dimasukkan, Oyen mulai memasak. Ia mengaduk sup dengan penuh gaya sambil menyanyi, “Aku chef Oyen, chef paling keren!” Tiba-tiba sendok kayunya terpental dan mengenai kepalanya sendiri. “TOK!” Oyen terdiam. “Chef paling keren… tapi paling ceroboh,” gumamnya.

Aroma sup mulai memenuhi dapur. Semua bahan yang tadinya takut kini mulai tersenyum. Wortel berkata, “Ternyata memasak tidak semenakutkan yang kukira.” Kentang mengangguk. “Benar. Tapi aku tetap tidak mau dikupas lagi.” Bawang ikut berkata, “Aku juga tidak mau dipotong.” Oyen tertawa. “Kalian ini bahan makanan atau tamu restoran?”

Akhirnya sup selesai. Oyen menuangkan sup ke dalam mangkuk besar dan mencicipinya. “Hmm…” Ia mengunyah pelan. Semua bahan menunggu dengan tegang. “Bagaimana?” tanya wortel. Oyen mengangkat jempol. “ENAK!”

Semua bersorak gembira. Namun tiba-tiba Oyen bersin keras. “HAAACIIING!”

Bawang langsung berteriak, “Nah! Aku bilang juga apa! Gara-gara aku, kamu menangis!”

Oyen mengusap hidungnya dan tertawa. “Bukan menangis, itu cuma bersin!”

Sejak hari itu, Oyen resmi menjadi chef di rumah. Tetapi ada satu aturan baru di dapur: sebelum memasak, semua bahan makanan harus berkumpul dan berhenti bersembunyi.

Meski begitu, setiap kali Oyen membuka kulkas…

wortel selalu pura-pura tidur.

Kentang selalu pura-pura tidak bisa bergerak.

Dan bawang selalu bersembunyi di tempat yang berbeda.

Karena ternyata…

menjadi bahan sup itu tidak pernah mudah kalau chef-nya adalah Oyen!

TAMAT. 🐱🥕🥔😂

Avatar photo
Diceritakan oleh:

Rahasia Kecil